DURI – Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis menghadiri kegiatan Wisuda Tahfiz Akbar III Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) yang berlangsung di Masjid Arafah Duri, Minggu (14/6/2026). Kegiatan ini menjadi wujud apresiasi terhadap para santri penghafal Al-Qur'an sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun generasi yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.
Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Kepala Bidang Ketenagaan turut menghadiri kegiatan bersama Staf Ahli Bupati Bengkalis, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis yang diwakili Kepala Seksi Pondok Pesantren, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis, Camat Mandau, Camat Pinggir, Camat Bathin Solapan, Camat Talang Muandau, tokoh agama, serta para tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Forum Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Kabupaten Bengkalis menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis atas dukungan yang terus diberikan terhadap pengembangan pendidikan madrasah, baik dalam bentuk dukungan moril maupun material, termasuk perhatian terhadap kesejahteraan guru MDTA dan penyediaan fasilitas pendidikan.
Wisuda Tahfiz Akbar III tahun ini juga menghadirkan capaian yang membanggakan, dengan salah seorang santri berhasil menghafal hingga 7 juz Al-Qur'an, mencerminkan semangat, ketekunan, dan dedikasi para peserta didik serta para guru dalam membina generasi Qurani.
Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan pendidikan madrasah dan MDTA. Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Bengkalis tetap berupaya memberikan dukungan kepada tenaga kependidikan madrasah sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
“Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Bengkalis tetap menganggarkan bantuan bagi tenaga kependidikan madrasah sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Dukungan terhadap pendidikan keagamaan akan terus menjadi perhatian sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang unggul dan berakhlak mulia,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru MDTA yang telah dengan penuh dedikasi membimbing para santri dalam mempelajari dan menghafal Al-Qur'an. Kepada para wisudawan tahfiz, Bupati berpesan agar tidak berhenti sampai di titik pencapaian hari ini, tetapi terus menjaga, mempertahankan, dan menambah hafalan sebagai bekal untuk masa depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat mencintai, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur'an terus tumbuh di tengah masyarakat serta semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat dalam mencetak generasi Bengkalis yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.
Tulis Komentar